Jumat, 27 Mei 2011

papaaa

Mungkin Ibu lbh sering menelepon utk menanyakan keadaanmu setiap hari..
Tp tahukah kamu,jika trnyta Ayahlah yg mengingatkan Ibu utk meneleponmu.

Saat kecil,ibulah yg lebih sering mendongeng.
Tp tahukah kamu bhw sepulang ayah bekerja dgn wajah lelah beliau selalu menanyakan apa yg kamu lakukan seharian.

Saat kamu sakit batuk/pilek, ayah kadang membentak "sudah dibilang! jgn minum es!".
Tp tahukah kamu bahwa ayah sangat khawatir dgn keadaanmu.

Ketika kamu remaja, kamu menuntut utk dpt izin keluar malam. Ayah dgn tegas berkata "tidak boleh!"
Sadarkah kamu bhw ayah hany ingin menjagamu, krn bagi ayah, kamu adlh sesuatu yg sangat berharga.

Saat kamu bisa lebih dipercaya, ayahpun melonggarkan peraturannya. Kamu akan memaksa utk melanggar jam malamnya.
Maka yg dilakukan ayah adlh menunggu di ruang tamu dgn sangat khawatir..

Ketika kamu dewasa,dan hrs kuliah di kota lain. Ayah harus melepasmu. Tahukah kamu bhw badan ayah terasa kaku utk memelukmu, dan ayah sangat ingin menangis..

Di saat kamu memerlukan ini-itu, utk keperluan kuliahmu, ayah hanya mengernyitkan dahi.
Tp tanpa menolak, beliau memenuhinya..

Saat kamu diwisuda. Ayah adlh org pertama yg berdiri dan bertepuk tangan untukmu.. Ayah akan tersenyum dan bangga..

Sampai ketika pasanganmu telah datang dan meminta izin untuk mengambilmu dari ayah..
Ayah akan sangat berhati-hati dlm memberi izin.

Dan akhirnya..
Saat ayah melihatmu duduk di pelaminan bersama seseorang yg dianggapnya pantas, ayahpun tersenyum bahagia..
Apa kamu tahu,bhw ayah sempat pergi ke belakang dan menangis?
Ayah menangis krn ayah sangat bahagia.
Dan iapun berdoa "Ya Tuhan, tugasku telah selesai dgn baik.
Bahagiakan putra putri kecilku yg manis bersama pasangannya"..

Setelah itu ayah hny bisa menunggu kedatanganmu brsm cucu-cucunya yg sesekali dtg utk menjenguk..
Dengan rambut yg memutih dan badan yg tak lagi kuat untuk menjagamu..

(Bersyukurlah kalian yang masi punya ayah, sayangi mereka sampai akhirhayat nya)

Sabtu, 23 April 2011

mamaa :')

Mama melahirkan kita sambil menangis kesakitan...
Masihkah kita menyakitkannya?
Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya?
Mencaci makinya?
Melawannya?
Memukulnya?
Mengacuhkannya?
Meninggalkannya?
Mama tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil,
Memberikan ASI waktu kita bayi,
Mencuci celana kotor kita,
Menahan derita,
Menggendong kita sendirian...
Di saat mamamu tidur, coba kamu lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya...
Tangannya tak dapat hapuskan airmatamu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan...
Bayangkan mamamu sudah tiada...
Apakah kamu cukup membahagiakannya...
Apakah kamu pernah berfikir betapa besar pengorbanannya semenjak kamu berada di dalam perutnya...
Ingat-ingatlah 5 (lima) aturan sederhana untuk menjadi bahagia:
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
3. Hiduplah dengan sederhana.
4. Berikan lebih banyak (give more).
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less).
SADARILAH bahwa di dunia ini tidak ada 1 orang pun yang mau mati demi MAMA, tetapi... Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita... Mama bukan tempat penititipan cucunya disaat anda jalan-jalan, tetapi disaat beliau sudah tua dan tak bertenaga, yang beliau butuhkan sekarang adalah perhatian anda, datang & hampiri dia, bertanyalah bagaimana kesehatannya saat ini dan dengarlah curhatnya, temani dia disaat dia membutuhkan anda, itu saja..... Beliau sudah bahagia sekali............. dan melupakan semua hutang anda kepadanya.

Kamis, 21 April 2011

anak durhaka

Dulu aku memang di kenal anak yg melawan org tua !
Bahkan aku selalu dingin pada ibuku sendri , tidak pernah dirumah , tidak pernah Мakan masakan ibuku pdhl dia selalu masakin masakan buat ku meski kadang kala aku tau beliau suka ngutang k tukang sayur itu ! Tp namanya jg aku ya cuek saja lah boda amt itu urusan ibu* pikirku !
Sampai suatu saat aku sakit parah dan saatku tertdur ibu masuk kamarku dan beliau lihat aku sdg tertidur pulas (=|
Sambil mengelus rambutku ibu menangis dan berkata "nak ibu tak tau kenapa kamu bisa begitu benci padaku ! Entah apapun yg kulakukan slalu salah dihadapmu , mafkan ibu bila selama ini tidak bisa menjd ibu yg km inginkan, tp ini ibu inilah ibumu , kamu tahu seandainya km sakit seperti ini ingin rasanya aku berteriak pd tuhan , tuhan tukar sakit anakku pada driku , biar aku yg rasakan betapa sakit yg anak ku rasakan ! Tolonglah tuhan ! Jangankan di sakiti org lain , ada nyamuk 1 saja menggigit rasanya ingin aku bunuh cepat nyamuk itu , seandainya km tau betapa ibu mennyayangimu sepenuh jiwaku , suatu saat aku ingin kau tau bahwa surga ada di telapak kakiku , dan suatu saat jika aku tak ada jangan coba kau menyesal karna pernah menyakitiku , mungkin nisan yg bisa kau temui nanti !
Maffkan aku ibumu :* lalu dgn sayangg nya beliau mencium keningku :( aku yg belom tidur mendengar semua ucapan beliau lalu air mataku bgitu saja menetes dgn cepat !
Oh tuhan ampunilah aku, aku berjanji esok aku menemui ibu dann meminta maff padanya :'(
KEESOKAN harinya
ku ketuk pintu kamarnya , selamat pagi bu mulai sekarang aku yg masak buat ibu lihat lah k meja Мakan dan segeralah Мakan bersamaku :) ibu masih tetap tidak menolehku , bu maffkan aku selama ini :( lalu ku peluk ibu ku yg masih tertidur membelakangiku !
Lalu tau kah kalian ? Ibu ku sudah tak ada ! Dia pergi saat aku ingin berubah ! Lalu ku cium kakinya dgn lembut , maffkan aku buu :'(

8 fakta

 fakta kelakuan anak terhadap orang tua:
1. Anak selalu berfikir orang tuanya pilih kasih terhadap saudaranya
2. Anak selalu merasa terkekang oleh orang tuanya
3. Anak selalu merasa lebih pintar dan membantah nasihat orang tuanya
4. Anak selalu merasa bahwa dirinya tidak di sayang
5. Anak selalu memperhitungkan segala sesuatu yang telah ia lakukan untuk orang tuanya
6. Anak selalu membingungkan harta warisan
7. Anak selalu menganggap remeh sesuatu pekerjaan yang telah diberikan
8. Anak selalu membentak orang tuanya saat berbicara

8 Fakta yang tidak diketahui oleh anak:
1. Anak tidak mengerti jika dibalik sepengetahuannya orang tuanya selalu memuji anak di depan saudaranya
2. Anak tidak mengerti bahwa semua yang di lakukan orang tuanya hanya untuk kebaikan masa depan anak
3. Anak tidak mengerti bahwa orang tuanya telah menjalani kehidupan yang lebih keras dibanding anak
4. Anak tidak mengerti bahwa di setiap doa dan harapan orang tua nama anak selaku di ingat
5. Orang tua tidak pernah memberitahukan mengenai pengorbanannya selama melahirkan anda
6. Orang tua telah mempersiapkan harta warisan untuk anaknya, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan
7. Orang tua tidak rela melihat anaknya hidup bersusah - susah di tempat orang lain.
8. Anak tidak mengerti setiap kali ia membentak, hati orang tua akan bergetar dan menyebabkan umurnya lebih pendek

Sabtu, 16 April 2011

8 fakta

8 fakta kelakuan anak terhadap orang tua:
1. Anak selalu berfikir orang tuanya pilih kasih terhadap saudaranya
2. Anak selalu merasa terkekang oleh orang tuanya
3. Anak selalu merasa lebih pintar dan membantah nasihat orang tuanya
4. Anak selalu merasa bahwa dirinya tidak di sayang
5. Anak selalu memperhitungkan segala sesuatu yang telah ia lakukan untuk orang tuanya
6. Anak selalu membingungkan harta warisan
7. Anak selalu menganggap remeh sesuatu pekerjaan yang telah diberikan
8. Anak selalu membentak orang tuanya saat berbicara


8 Fakta yang tidak diketahui oleh anak:
1. Anak tidak mengerti jika dibalik sepengetahuannya orang tuanya selalu memuji anak di depan saudaranya
2. Anak tidak mengerti bahwa semua yang di lakukan orang tuanya hanya untuk kebaikan masa depan anak
3. Anak tidak mengerti bahwa orang tuanya telah menjalani kehidupan yang lebih keras dibanding anak
4. Anak tidak mengerti bahwa di setiap doa dan harapan orang tua nama anak selaku di ingat
5. Orang tua tidak pernah memberitahukan mengenai pengorbanannya selama melahirkan anda
6. Orang tua telah mempersiapkan harta warisan untuk anaknya, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan
7. Orang tua tidak rela melihat anaknya hidup bersusah - susah di tempat orang lain.
8. Anak tidak mengerti setiap kali ia membentak, hati orang tua akan bergetar dan menyebabkan umurnya lebih pendek